Kesehatan Menurut Hukum Dan WHO

Push up

Kesehatan menurut hukum

Di dalam hukum yang dimaksudkan oleh:

Kesehatan adalah keadaan kemakmuran dari tubuh, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup secara produktif dan ekonomis dari sudut pandang sosial.
Upaya kesehatan adalah kegiatan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan pemerintah dan masyarakat.
Tenaga kesehatan profesional adalah mereka yang berdedikasi untuk kesehatan dan memiliki pengetahuan dan / atau keterampilan melalui pendidikan di sektor kesehatan yang, untuk beberapa jenis, membutuhkan otoritas untuk melakukan upaya kesehatan.
Fasilitas kesehatan adalah tempat yang digunakan untuk melakukan kegiatan kesehatan.
Kesehatan sangat berguna

Jika kita baik-baik saja, kita akan menikmati kehidupan yang lebih indah
Kesehatan tubuh

Menurut WHO (World Health Organization)

kesehatan adalah keadaan fisik, mental dan kesejahteraan sosial dan bukan hanya tidak adanya penyakit atau kelemahan.
Kesehatan mental

Organisasi Kesehatan Dunia menggambarkan kesehatan mental sebagai “kondisi yang baik di mana seseorang menyadari kemampuannya, dapat mengatasi stres yang normal, dapat bekerja dengan produktif dan menyenangkan, dan dapat berkontribusi bagi komunitasnya.” [7] Kesehatan mental bukan hanya tidak adanya penyakit mental dan masalah kesehatan mental, bukan penyakit mental.

Penyakit mental digambarkan sebagai “spektrum kondisi kognitif, emosional dan perilaku yang bersinggungan dengan sosial, dan emosional, serta kehidupan dan produktivitas masyarakat yang baik”. Penderitaan penyakit mental itu serius, sementara atau permanen, dari fungsi jiwa seseorang. Terminologi lainnya termasuk: “masalah kesehatan mental”, “sakit”, “gangguan”, “masalah kesehatan mental”, “penyakit”, “gangguan”, “disfungsi”. (Hungerford et al., 2012).

Sekitar seperempat orang dewasa berusia 18 dan lebih di Amerika Serikat didiagnosis dengan penyakit mental. Penyakit mental adalah penyebab utama kecacatan di Amerika Serikat dan Kanada. Misalnya, skizofrenia, ADHD, gangguan depresi mayor, gangguan bipolar, gangguan kecemasan, gangguan stres pasca-trauma dan autisme. [8]

Banyak remaja menderita masalah kesehatan mental karena tekanan lingkungan sosial dan masalah sosial yang mereka hadapi. Beberapa masalah kesehatan mental remaja adalah: depresi, gangguan makan dan penggunaan narkoba. Ada banyak cara untuk mencegah masalah kesehatan mental seperti komunikasi yang baik dengan anak-anak Anda / remaja yang menderita masalah kesehatan mental. Selain itu, kesehatan mental dapat disembuhkan dan perhatikan perilaku anak-anak Anda [9].
Tujuan kesehatan dalam semua aspek

Salah satu tujuan nasional adalah untuk memajukan kesejahteraan bangsa, yang berarti memenuhi kebutuhan dasar manusia, yaitu makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, kesehatan, pekerjaan dan kedamaian kehidupan [10]. Tujuan pembangunan kesehatan adalah untuk mencapai kemampuan hidup sehat untuk setiap penduduk, sehingga tanggung jawab untuk mencapai tingkat kesehatan yang optimal ada di tangan semua masyarakat Indonesia, pemerintah dan sektor swasta bersama. [10]
Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan

Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan dapat dibagi menjadi dua, secara umum dan khususnya [11]. Maksud dan tujuan secara umum, antara lain: [11]

Lakukan koreksi atau perbaikan terhadap semua bahaya dan ancaman terhadap kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
Melakukan upaya pencegahan dengan mengatur sumber daya lingkungan dalam upaya untuk meningkatkan tingkat kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
Berkolaborasi dan menerapkan program terpadu antara masyarakat, lembaga pemerintah dan lembaga non-pemerintah yang menghadapi bencana alam atau epidemi penyakit menular.

Tujuan dan ruang lingkup secara khusus mencakup upaya untuk memperbaiki atau mengendalikan lingkungan manusia, yang meliputi:

  • Menyediakan air bersih yang cukup dan memenuhi persyaratan kesehatan.
  • Makanan dan minuman diproduksi dalam skala besar dan dikonsumsi secara luas oleh publik.
  • Polusi udara karena pembakaran bahan bakar fosil, batubara, kebakaran hutan dan gas beracun berbahaya
  • bagi kesehatan dan makhluk hidup lainnya dan karena perubahan ekosistem.
  • Limbah cair dan padat rumah tangga, pertanian, peternakan, industri, rumah sakit dan lain-lain.
  • Pengendalian artropoda dan hewan pengerat yang menjadi vektor penyakit dan cara memutus mata rantai
  • penularan penyakit.
  • Rumah dan bangunan yang layak huni dan memenuhi persyaratan kesehatan.
  • Kebisingan, radiasi dan kesehatan di tempat kerja.
  • Survei higienis-sanitasi untuk perencanaan, pemantauan dan evaluasi program kesehatan lingkungan

baca juga :

Author: eadp0