Upaya-upaya Pemulihan (Recovery) Pascakonflik

Upaya-upaya Pemulihan (Recovery) Pascakonflik

tahukah kamu? Terdapat lebih dari 1.300 suku bangsa di Indonesia yang tentunya antara satu dengan yang lain berbeda-beda dengan keunikannya masing-masing. Keberagaman ini menjadikan Indonesia salah satu negara dengan budaya paling kaya di dunia. Seperti dua mata sisi uang, keberagaman ini termasuk dapat membuat berlangsung konflik. Nah, setelah konflik usai, biasanya nampak kerusakan-kerusakan layanan apalagi trauma bagi masyarakat. Untuk ‘menyembuhkan’-nya kudu adanya upaya pemulihan atau recovery. Nah, kali ini kami belajar yuk upaya-upaya pemulihan yang dapat dilaksanakan pascakonflik!

Recovery atau pemulihan mempunyai arti mengembalikan dan memperbaiki keadaan akibat konflik. Nah, recovery ini ternyata diatur di dalam Undang-Undang lho, tepatnya pada Undang-undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2012 Bab V berkenaan pemulihan pascakonflik pada Pasal 36 ayat 1 dan 2 yang berbunyi:

Ayat (1) pemerintah dan pemerintah area berkewajiban melakukan upaya pemulihan pascakonflik secara terencana, terpadu, berkelanjutan, dan terukur.

Ayat (2) disebutkan upaya pemulihan pascakonflik sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) meliputi rekonsiliasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi.

Yuk, bahas satu-satu cara-cara pemulihan (recovery) pascakonflik!

1. Rekonsiliasi

Squad, anda pasti bertanya-tanya apa itu rekonsiliasi dikarenakan disebutkan di dalam pasal di atas ‘kan? Nah, rekonsiliasi adalah upaya penanganan konflik dengan cara berunding secara damai dapat dilaksanakan dengan gunakan institusi kebiasaan atau pranata sosial di dalam menyelesaikan konflik sosial dengan jalur dukungan pindah rugi atau dengan pemaafan. Rekonsiliasi ini jalur untuk merukunkan atau mendamaikan pihak yang berkonflik, Squad. Hal ini diatur lho melalui UU RI No. 7 Tahun 2012 Pasal 37 ayat 1 dan 2.

2. Rehabilitasi

Nah, kecuali rehabilitasi ini diatur di dalam pasal 38 ya. Rehabilitasi ini meliputi perbaikan dan pemulihan semua faktor masyarakat layaknya pada keadaan sebelumnya.

rehabilitasi ini dilaksanakan oleh pemeritah dan pemerintah pusat. Ingin paham ‘kan apa saja yang dapat dilaksanakan di dalam upaya rehabilitasi? Berikut di antaranya:

Pemulihan psikologis korban konflik dan dukungan group rentan.
Pemulihan keadaan sosial, ekonomi, budaya, keamanan, dan ketertiban.
Perbaikan dan pengembangan lingkungan dan atau area perdamaian.
Penguatan relasi sosial yang adil untuk kesejahteraan masyarakat.
Penguatan kebijakan publik yang mendorong pembangunan lingkungan dan atau area perdamaian berbasiskan hak masyarakat.
Pemulihan ekonomi dan hak keperdataan, dan juga peningkatan pelayanan pemerintah.
Pemenuhan kebutuhan basic khusus perempuan, anak-anak, lanjut usia, dan group orang yang berkebutuhan khusus.
Pemenuhan kebutuhan dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi group perempuan;
Peningkatan pelayanan kesehatan anak-anak.
Pemfasilitasan dan juga mediasi pengembalian dan pemulihan aset korban konflik.
3. Rekonstruksi

Seperti yang diketahui, saat konflik pasti banyak gedung-gedung yang rusak. Nah, untuk membangunnya kembali kudu adanya rekonstruksi yang bermakna membangun kembali semua prasarana dan layanan dan juga kelembagaan pada lokasi konflik yang tentunya dilaksanakan oleh pemerintah dan pemerintah daerah.

ini merupakan pelaksanaan rekonstruksi pascakonflik:

Pemulihan dan peningkatan fungsi pelayanan publik di lingkungan dan atau area pascakonflik.
Pemulihan dan penyediaan akses pendidikan, kesehatan, dan mata pencaharian.
Perbaikan layanan dan prasarana lazim area konflik.
Perbaikan bermacam susunan dan kerangka kerja yang membuat ketidaksetaraan dan ketidakadilan, termasuk kesenjangan ekonomi.
Perbaikan dan penyediaan layanan pelayanan pemenuhan kebutuhan basic khusus perempuan, anak-anak, lanjut usia, dan group orang yang berkebutuhan khusus.
Perbaikan dan pemulihan area ibadah.
Nah, sekarang udah paham dong apa saja upaya pemulihan (recovery) pascakonflik. Konflik cuma dapat mempunyai kehancuran saja bagi masyarakat dan di dalam upaya pemulihannya butuh bertahun-tahun untuk dapat kembali layaknya semula.

Selengkapnya : https://www.biologi.co.id/

Author: eadp0