UI & Uni Eropa diskusi terkait pendidikan Indonesia

UI & Uni Eropa diskusi terkait pendidikan Indonesia

UI & Uni Eropa diskusi terkait pendidikan Indonesia

UI & Uni Eropa diskusi terkait pendidikan Indonesia
UI & Uni Eropa diskusi terkait pendidikan Indonesia

Universitas Indonesia (UI) dan Delegasi Uni Eropa, menyelenggarakan diskusi

umum bertemakan Agenda Pembangunan Pasca 2015 dan Indonesia Dalam Ranah Pendidikan.

Diskusi ini bertujuan menentukan tujuan baru dan prioritas yang dibutuhkan, untuk mencapai pendidikan berkualitas. Diskusi ini dihadiri oleh Wakil Kepala Delegasi Uni Eropa Colin Crooks, Penasihat Senior Bidang Pendidikan dan ACDP David Harding dan Utusan Khusus Presiden RI untuk Millenium Development Goals (KUKPRI MDGs), Gordon Manuain.

Duta Besar (Dubes) Uni Eropa, Olof Skoong mengatakan, kerja

sama ini sudah berlangsung lama. Uni Eropa dan Indonesia telah memulai kerja sama dalam beberapa target yang kini dibahas untuk kerangka pembangunan pendidikan pasca 2015.

Bersama-sama kita harus memastikan bahwa anak-anak tidak hanya sekolah, tetapi juga belajar untuk menjadi warga negara yang aktif dan bertanggung jawab,” kata Olof di Depok, Kamis (28/11/2013).

Dikatakan dia, fokus diskusi ini adalah mengenai pendidikan

. Karena pendidikan merupakan prioritas dalam kerja sama pembangunan Uni Eropa dan Indonesia. Sejak tahun 2010, pihaknya telah memberikan donasi pada Indonesia sebesar 200 juta poundsterling.

Uni Eropa baru-baru ini juga telah mendonasikan 35 juta poundsterling pada Bank Pembangunan Asia untuk menerapkan Kampanye Pengembangan Kapasitas Standar Pelayanan Minimal (SPM). “Dana itu akan diberikan pada 110 kabupaten se-Indonesia yang dianggap belum mencapai SPM,” pungkasnya.

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/ciri-dan-jenis-jaringan-meristem-beserta-contohnya/

Author: eadp0