Pembangunan Nasional Berlandaskan Gotong Royong

Pembangunan Nasional Berlandaskan Gotong Royong

 

Joko Widodo-Jusuf Kalla

Pembangunan nasional yang dijalankan pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla saat ini berorientasi pada sisi pembangunan untuk menjadikan Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian yang berlandaskan pada gotong royong.

Sebab, gotong-royong merupakan intisari dari pancasila dan bangsa Indonesia pun akan tetap besar jika kemudian semuanya bisa melakukan segala sesuatunya dengan gotong-royong.

Menko PMK

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Puan Maharani menerangkan hal tersebut dalam orasi dies natalis ke 12 Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) di auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB, Dramaga, Kabupaten Bogor, Senin (07/08/2017).

Badan Pusat Statistik

“Saat ini, menurut survei yang telah dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa jumlah penduduk Indonesia sebanyak 261 juta jiwa dan tidak mungkin bangsa yang sebesar ini kemudian melakukan segala sesuatunya sendiri-sendiri. Namun harus dilakukan secara bergotong-royong,” jelas Puan.

Sekarang ini, katanya, pemerintah berupaya untuk mengkoordinasikan, melengkapi, dan menyatukan semua program pemerintahan menjadi satu. Sehingga manfaatnya bisa lebih dirasakan masyarakat.

“Memang banyak hal yang masih harus kami (pemerintah) evaluasi, dan banyak juga hal yang harus kita capai dalam jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Jadi kalau ada yang bertanya apa yang telah kita lakukan, ya banyak. Apa yang akan dilakukan dalam jangka pendek, apa yang akan dilakukan dalam jangka menengah, dan apa yang akan dilakukan dalam jangka panjang,” papar Puan.

Dalam dies natalis tersebut

Selain diikuti Rektor IPB Herry Suhardiyanto beserta para wakil rektor dan dekan, juga dihadiri Wali Kota Bogor Bima Arya serta para mitra FEMA IPB.

Sumber : https://symbiantweet.com/

Author: eadp0