Permasalahan dalam SIG

Permasalahan dalam SIG

Permasalahan dalam SIG

Permasalahan dalam SIG
Permasalahan dalam SIG

Permasalahan Sistem

Semua sistem informasi akan mempunyai masalah, tanpa memperdulikan seberapa baiknya sistem tersebut didesain. Beberapa hal yang menyababkan sistem informasi mempunyai masalah, antara lain karena :

  1. Waktu (overtime),
  2. Lingkungan sistem yang berubah,
  3. Perubahan prosedur operasional.

Perbaikan masalah sistem informasi disebut maintenance programming, yang meliputitanggapan terhadap masalah sistem dan penambahan fungsi baru ke sistem. Maintenance programming mencakup 60 sampai 90 % dari programming budget dan menunjukkan apakah sistem informasi yang memburuk perlu diganti atau dipertahankan dengan melakukan perbaikan kecil (minor). Masalah sistem informasi berhungan dengan karakteristik informasi, yaitu :

  1. Relevansi (relevancy).
  2. Keakuratan (accuracy), yang memiliki faktor kelengkapan (completeness), kebenaran (correctness), dan keamanan (security).
  3. Ketepatan waktu (timeliness).
  4. Ekonomi (economy), yang memiliki faktor sumber daya (resources) dan biaya (cost).
  5. Efisiensi (eficiency).
  6. Dapat dipercaya (reliability).
  7. Kegunaan (usability).
  1. Relevansi (relevancy)

Hasil dari sistem informasi (SI) harus dapat digunakan untuk kegiatan managemen ditingkat operasional, taktis dan strategik. Jika tidak dapat digunakan, informasi tersebut layak untuk tidak diperhatikan lagi. Beberapa gejala dari informasi yang tidak lagi relevan, antara lain :

  1. Banyak laporan yang isinya terlalu panjang.
  2. Laporan tidak digunakan oleh pihak yang menerimanya.
  3. Permintaan informasi tidak tersedia dalam SI.
  4. Sebagai laporan yang tersedia tetapi tidak diminta/dibutuhkan.
  5. Bertumpuknya keluhan-keluhan pemakai ketika laporan tidak diproduksi dan disebarluaskan.
  1. Kelengkapan (completeness)

Data tidak hanya dimasukkan secara benar, tetapi juga harus lengkap. Apabila sebuah sistem informasi memiliki 95% keakuratan data, tetapi hanya 80% dari kebutuhan informasi, maka sistem akan tidak efektif. Berikut beberapa gejala ketidaklengkapan (incompleteness).

  1. Sebagian data dikembalikan ke pemakai karena sumber dokumennya atau isian formulirnya tidak lengkap.
  2. Pengawas data menunjukkan sebuah atau lebih isian field yang tidak diisi karena kesengajaan atau ketidaksengajaan.
  3. Bagian pemasukan data menelepon ke pemakai untuk mengklarifikasikan data dari sumber-sumber dokumennya.

Kebenaran (correctness)

Kebenaran biasanya dipikir sebagai keakuratan. Semua data dari field harus dimasukkan secara benar. Berikut gejala dari ketidakbenaran, antara lain :

  1. Total kesalahan transaksi mengalami kenaikan dibanding kualitasnya.
  2. Permintaan untuk perubahan program mengalami kenaikan.
  3. Masalah yang terjadi setelah akhir hari kerja normal mengalami kenaikan.
  4. Jumlah kesalahan kritis mengalami kenaikan.
  5. Sebagai contoh adalah kesalahan saldo hutang nasabah dapat mengurangi masukan kas, sehingga membuat nasabah mengalami ketidakpuasan.

Keamanan (security)

Seringkali informasi dikirimkan ke setiap orang yang membutuhkannya. Pengawasan keamanan adalah struktur pengecekan untuk memutuskan jika informasi yang sensitif ditujukan kepada pemakai yang tidak sah.

Ketepatan waktu (timeliness)

Beberapa gejala yang menunjukkan masalah ketepatan waktu :

  1. Keluaran (throughput) sistem informasi mengalami penurunan.
  2. Troughput adalah tingkat proses transaksi sampai akhir waktu yang bebas kesalahan.
  3. Tumpukan pemasukan data mengalami kenaikan.
  4. Sebuah tumpukan pemasukan data terjadi ketika data transaksi tidak langsung dimasukkan pada saat itu (ditunda/tertunda).
  5. Keluhan tentang lambatnya sistem membuat laporan mengalami kenaikan.
  6. Waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki kesalahan program mengalami kenaikan.
  7. Banyaknya keluhan dari pemakai tentang kesulitan dalam menghubungi staff pemeliharaan program dan staff operasinya.

Ekonomi (economy)

Biaya sistem informasi akan mengalami kenaikan sesuai dengan berjalannya waktu. Meskipun ada beberapa biaya yang mengalami penurunan, dan sebagian akan naik. Banyak hal yang menunjukkan kenaikan biaya, seperti konsultan pemeliharaan hardware dan program, dan sebagainya. Banyak organisasi merekrut konsultan sebagai programmer atau analis selama proyek. Untuk jangka pendek secara drastis akan menaikkan biaya tenaga kerja, tetapi untuk jangka panjang mengurangi biaya karena mempertimbangkan keuntungan sistem informasi yang didapat.

Sumber : https://www.kuliahbahasainggris.com/

Author: eadp0