Peringatan Deklarasi Djuanda, Momentum Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

Peringatan Deklarasi Djuanda, Momentum Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

Peringatan Deklarasi Djuanda, Momentum Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

Peringatan Deklarasi Djuanda, Momentum Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia
Peringatan Deklarasi Djuanda, Momentum Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar

menghadiri acara peringatan Deklarasi Djuanda tahun 2015, yang diinisiasi oleh Paguyuban Pasundan, Universitas Pasundan (UNPAS), dan Institut Teknologi Bandung (ITB), di Aula Ir. Djuanda Pasca Sarjana UNPAS, Jl. Sumatera No 41 Bandung, Sabtu (12/12).

Dalam sambutannya, Deddy menekankan pentingnya peringatan Deklarasi Djuanda, dalam menghadirkan semangat untuk mendukung program pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Menurutnya, Deklarasi Djuanda merupakan proklamasi kesatuan aset kewilayahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan menjadi simbol kesatuan wilayah dan kedaulatan laut nusantara.

Seperti diketahui, sebelum Deklarasi Djuanda, wilayah Indonesia

hanya mempunyai laut disekeliling sejauh 3 mil dari garis pantai setiap pulau. Namun akhirnya, Deklarasi yang diproklamirkan oleh Djuanda Kartawidjaja 13 Desember 1957 lalu ini, dipertegas dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 1985 Tentang pengesahan United Nations Convention On The Law Of The Sea (UNCLOS) 1982, yang menyatakan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan. Karena itulah, laut merupakan simbol kekuatan Indonesia, baik dalam kemakmuran masyarakatnya maupun pertahanan negara.

“Laut merupakan sumber daya yang memberikan harapan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran, serta sebagai pertahanan dan keamanan, sebagai perwujudan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” ungkap Deddy.

Lebih khusus, Deddy memaparkan bahwa potensi laut Jawa Barat yang berlimpah akan terus dikembangkan, guna menambah produksi perikanan olahan maupun perikanan yang dikonsumsi oleh masyarakat.

Secara administratif, Jawa Barat memiliki garis pantai sepanjang 755,83 KM

dengan potensi produksi perikanan pada tahun 2014 mencapai 1,2 juta ton lebih per tahun, yang terdiri dari perikanan tangkap dan budidaya.

“Kami (Pemprov Jabar-red) terus berkomitmen bahwa pembangunan sektor perikanan dan kelautan di jawa Barat akan terus di dorong dan dikembangkan,” tegas Deddy.

“Terutama untuk memacu peningkatan produksi perikanan yang pada akhirnya berujung pada peningkatan kesejahteraan para pelaku perikanan dan kelautan, serta masyarakat Jabar secara keseluruhan,” sambungnya.

Acara peringatan Deklarasi Djuanda ini turut dihadiri Ketua Umum Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi, Rektor ITB Kadarsah Suryadi, dan Rektor UNPAS Eddy Jusuf.

 

Baca Juga :

Author: eadp0