Inflasi Jabar April mencapai 0,22 %

Inflasi Jabar April mencapai 0,22 %

Inflasi Jabar April mencapai 0,22 %

Inflasi Jabar April mencapai 0,22 %
Inflasi Jabar April mencapai 0,22 %

BANDUNG-Indeks Harga Konsumen (IHK) Gabungan 7 kota survei

di Jawa Barat, pada Bulan April 2015 mengalami inflasi sebesar 0,22 %.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, Dody Gunawan Yusuf mengatakan kenaikan harga bensin yang ditetapkan oleh pemerintah menyumbang inflasi cukup tinggi di Jawa Barat.

“Dari hasil pemantauan IHK di Kota Bekasi, Kota Bogor,

Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Tasikmalaya, dan Kota Depok, BPS Provinsi Jawa Barat mencatat inflasi di Jabar sebesar 0,22% atau terjadi kenaikan IHK dari 117,33 pada Maret 2015 menjadi 117,59 pada April 2015. Dengan demikian laju inflasi tahun ke tahun sebesar 6,03%,” katanya.

Ia mengatakan, inflasi Jabar masih rendah dibanding Nasional yang mencapai 0,36 persen. Harga beras yang turun ikut andil meredam inflasi karena kenaikan harga BBM terutama bensin.

Kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan menjadi penyumbang

inflasi tertinggi dengan inflasi sebesar 1,79%. Sedangkan sub kelompok yang paling tinggi inflasinya yakni sub kelompok transport sebesar 2.57%. Sementara komoditi yang mengalami kenaikan tertinggi pada sub kelompok ini adalah bensin yang menyumbang inflasi sebesar 9,19% dansolar 0,03%.

Komoditas lain yang mengalami kenaikan harga dan memberikan andil inflasi adalag angkutan kota 0,10%, serta Gas LPG dan Bawang Merah yang masing-masing menyumbang sebesar 0,07%.

Dilihat dari kota yang mengalami inflasi tinggi di Jabar, menurutnya sebanyak 5 kota dari pantauan IHK tertinggi di Kota Bogor yang mencapai 0,71% disusul 0,43% di Kota Bandung, Kota Cirebon 0,40% serta Kota Tasikmalaya sebesar 0,29% dan Bekasi 0,10%. Jo

 

Baca Juga :

 

 

Author: eadp0