Puslitbang SDA, Ungkap Kondisi Air Di Jabar

Puslitbang SDA, Ungkap Kondisi Air Di Jabar

Puslitbang SDA, Ungkap Kondisi Air Di Jabar

Puslitbang SDA, Ungkap Kondisi Air Di Jabar
Puslitbang SDA, Ungkap Kondisi Air Di Jabar

BANDUNG-Puslitbang Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU)

mengungkapkan kondisi air di Jabar. Hal tersebut, diungkapkan Kepala Balai Lingkungan Keairan Puslitbang Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU, Eko Winar dalam keterangannya kepada wartawan Senin (18/5).

Menurut Eko Winar, kondisi air di Jabar, terjadi beberapa persoalan antara lain : sedimentasi dan pencemaran melebihi batu mutu. Kondisi ini perlu dilakukan perbaikan. Sementara untuk penelitian pengolahan air, yang akan disosialisasikan diantaranya perbaikan kualitas air.

Untuk kondisi air di Sungai Citarum, dalam keadaan mengkhawatirkan.

Sebagai solusinya, harus ada perbaikan di anak-anak sungai. Jadi, sebelum masuk Sungai Citarum, harus ada proses pengendalian, ujar Eko.

Solusi lainnya, lanjut Eko, yaitu berupa sarana yang harus difasilitasi, diantaranya pengadaan septitank komunal, perbaikan tata ruang seperti penyempurnaan sepadan air sungai, serta pengadaan sumur resapan agar ada simpanan air.

Sementara itu, untuk kondisi Sungai Cikapundung, banyak limbah yang meliputi limbah domestik,

dan limbah peternakan. Dari kondisi tersebut, sedimentasi di sungai tersebut cuku tinggi. Faktanya air tak pernah jernih. Sebagai solusinya, di area sungai tersebut harus ada perbaikan konservasi air, jelasnya.

Langkah perbaikan dalam pengelolaan air dimaksudkan untuk mewujudkan Ketahanan air, diantaranya menjaga keberadaan air dan menjaga kualitas air sehingga air memenuhi baku mutu.

Pada prinsipnya pengendalian air harus dilakukan dari hulu ke hilir. Hal tersebut dapat dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu menyiapkan tata ruang yang benar, yang sesuai dengan UU yang berlaku, diantaranya menyediakan 30 % lahan dari jumlah keseluruhan lahan untuk Ruang Terbuka Hijau, demikian Eko.( SN)

 

Sumber :

https://kidblog.org/class/kelas-biologi-online

Author: eadp0