Kemdikbud Berikan 500 Beasiswa Adem Bagi Siswa Papua Dan Papua Barat

Kemdikbud Berikan 500 Beasiswa Adem Bagi Siswa Papua Dan Papua Barat

Kemdikbud Berikan 500 Beasiswa Adem Bagi Siswa Papua Dan Papua Barat

Kemdikbud Berikan 500 Beasiswa Adem Bagi Siswa Papua Dan Papua Barat
Kemdikbud Berikan 500 Beasiswa Adem Bagi Siswa Papua Dan Papua Barat

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan dalam siaran persnya

mengatakan, beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) dikhususkan pada siswa di wilayah Papua dan Papua Barat dengan dasar Undang Undang dan semangat Nawa Cita yang berguna sebagai peningkatan kompetensi dan wawasan agar siswa sekolah menengah di Papua dan Papua barat dapat kembali dan memberikan kontribusi pembangunan bagi daerahnya.

Anies juga mengungkapkan bahwa dalam mewujudkan pembangunan secara adil dan mengutamakan daerah

tertinggal dan terluar maka pihaknya memberikan sebanyak 500 beasiswa Adem kepada siswa di Papua dan Papua Barat.

“Negeri kita ini bhineka, karena terdiri dari berbagai suku bangsa, dan tempat yang paling nampak kebhinekaannya adalah di Papua. Indonesia memiliki sekitar 700 bahasa, dan 400 di antaranya berasal dari tanah Papua,” ujarnya, Senin (18/7).
Baca juga : Tingkat Kemiskinan Di Papua Mengalami Peningkatan

Program ini terselenggara, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpers) Nomor 65 Tahun 2011

yang ditandai dengan Nota Kesepahaman antar Kemdikbud, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), sehingga sejak 2013, Kemdikbud bekerja sama dengan Pemerintahan Daerah (Pemda) di Papua untuk menjaring siswa-siswi yang berperstasi.

Hingga kini telah tercatat 1.809 siswa Papua mengikuti program Adem. Untuk tahun ini, sebanyak 500 orang siswa dari Papua mengikuti program ini. Mereka terdiri dari 202 siswa lulusan SMP yang akan melanjutkan pendidikan di Jawa Timur (Jatim), 88 siswa akan melanjutkan pendidikan di Jawa Tengah (Jateng), 80 siswa akan melanjutkan pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan 55 siswa di Bali.
Baca juga : Titik Tersulit Trans Papua Dikerjakan TNI

Beasiswa Ade mini selain untuk meningkatkan kompetensi putra putri asli tanah Papua, juga sebagai salah satu cara untuk mengubah masa depan bangsa Indonesia.

“Anda di sini bukan sekadar mengikuti program pemerintah, namun Anda sedang mengubah nasib bangsa, bahwa anak keturunan Anda dapat memiliki harapan akan masa depan yang lebih baik, kembali ke daerah dan membangun Papua agar dapat dikenal oleh dunia Internasional sebagai identitas bangsa Indonesia yang berbhineka” harapnya.

 

Sumber :

https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/sejarah-bandung-jawa-barat/

Author: eadp0