Mengenal Masa Praaksara

Mengenal Masa Praaksara

Praaksara atau prasejarah merupakan suatu kurun saat terpanjang di dalam histori manusia, yaitu sejak kehadiran manusia di bumi hingga ditemukannya ilmu tentang tulisan atau aksara yang menandai masa sejarah. Penelitian di bidang prasejarah berusaha menjelaskan kehidupan manusia purba lewat peninggalan-peninggalan mereka. Peninggalan itu meliputi sisa-sisa tulang belulang manusia maupun benda-benda (artefak) yang pernah dibuat, dipakai, atau dibuang oleh mereka. Benda-benda alam layaknya tulang hewan (ekofak), cangkang kerang, atau arang sisa pembakaran termasuk diperlajari untuk mengetahui wujud interaksi antara manusia purba dengan alam sekitarnya.

Kehidupan manusia diperkirakan di dalam kelompok-kelompok kecil. Untuk memenuhi keperluan hidupnya, mereka berburu binatang di selama lembah-lembah sungai yang subur. Kehidupan semacam itu diperkirakan berjalan selama satu juta tahun. Dalam perkembangannya, mereka mulai mengfungsikan peralatan batu yang tetap sederahana. Dari bukti yang berhasil ditemukan, sisa artefak yang berbentuk alat-alat kapak batu di Pacitan diperkirakan berasal berasal dari masa 800.000 th. yang lalu.

Manusia prasejarah itu mulai mengenal atau sebabkan kehidupan walau di dalam pengertian yang teramat sederahana. Beragam peralatan batu itu diperkirakan pernah digunakan untuk menguliti dan memotong daging buruan.

Permasalahan yang menarik untuk diteliti, yaitu langkah manusia purba itu dapat bertahan sedemikian lama. Beberapa pakar berpendapat bahwa manusia purba itu sudah berkelompok untuk mengatasi ada problem hidupnya. Artinya, mereka sudah membentuk penduduk sendiri. Salah satu masalah yang digunakan oleh para pakar adalah saat mereka kudu menangkap binatang buruan. Untuk menangkap seekor binatang, pasti diperlukan ada kerja serupa di antara anggota kelompok. Kita tidak dapat berkhayal yang akan berjalan kalau mereka tidak saling berkerja serupa satu dengan yang lain saat berburu binatang. Saat mereka berkenan menangkap binatang buruan, pasti tersedia yang mengejar, melempar dengan batu, dan memanah dengan mata tombak.

Setelah binatang buruan tertangkap, pekerjaan belum selesai. Mereka secara bersama-sama mempunyai binatang itu ke gua yang dijadikan area tinggal. Selanjutnya, mereka mengfungsikan peralatan berasal dari batu itu untuk menguliti dan membaginya. Tidak mengherankan terkecuali di di dalam gua-gua yang dikira pernah digunakan sebagai area tinggal manusia prasejarah itu dapat ditemukan tulang belulang binatang.

Demikianlah ulasan tentang Mengenal Masa Praaksara, yang pada kesempatan yang baik ini dapat dibahas dengan lancar. Semoga ulasan di atas berguna bagi kita semua yang menyimak. Kiranya memadai sekian, kurang lebihnya mohon maaf dan hingga jumpa.

Sumber : https://www.biologi.co.id/6-ciri-ciri-makhluk-hidup/

Baca Juga :

Author: eadp0