Lapor Bupati Jika Temukan Sekolah Rusak

Lapor Bupati Jika Temukan Sekolah Rusak

Lapor Bupati Jika Temukan Sekolah Rusak

Lapor Bupati Jika Temukan Sekolah Rusak
Lapor Bupati Jika Temukan Sekolah Rusak

NGAMPRAH – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bandung Barat

mencatat ada 107 siswa sekolah dasar (SD) yang akan mengikuti ujian susulan pada pelaksanaan ujian nasional (Unas) lantaran sakit. Pada pelaksanaan UN di hari pertama, ada 36 siswa yang tidak hadir, di hari kedua 37 siswa dan terakhir 34 siswa.

Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) KBB, Juhro Hamdan mengungkapkan, para siswa yang tidak hadir lantaran sakit akan diberikan waktu untuk mengikuti ujian susulan pada 23-25 Mei 2016. ”Untuk siswa yang sakit ini bisa mengikuti ujian susulan. Terkecuali, jika siswa itu memang pindah domisili tidak bisa mengikuti susulan,” kata Juhro.

Siswa yang tidak mengikuti ujian tersebut, kata dia, kebanyakan dari Kecamatan Cipatat dan Parongpong

. Sementara, pada umumnya pelaksanaaan UN ini berjalan lancar dan sukses. ”Termasuk distribusi soal juga tidak ada yang kurang dan tidak ada yang rusak. Sehingga kami juga optimis hasil UN semuanya bisa lulus dan memiliki prestasi yang luar biasa,” paparnya.

Juhro menambahkan, ujian sekolah tahun pelajaran 2015/2016 diikuti 26.830 orang siswa SD, 4.477 siswa MI, dan 99 orang paket C. Para peserta ujian sekolah ini berasal dari 702 SD, 178 MI, dan 18 PKBM. ”Untuk melaksanakan ujian sekolah digunakan 1.665 ruangan. Dengan jumlah pengawas mencapai 3.330 orang,” kata Juhro.

Titik bongkar soal ujian dan lembar jawaban di SDN 2 Cimareme, sementara titik penyimpanannya

di 16 Unit Pelaksanan Teknis Dinas (UPTD) seperti UPTD Batujajar, Padalarang, Cikalongwetan, Cililin, Sindangkerta, Gununghalu, Rongga, Cipongkor, Cihampelas, Ngamprah, Cipatat, Cipeundeuy, Lembang, Parongpong, Cisarua, dan Saguling.

 

Baca Juga :

Author: eadp0