ana uhibbuka fillah, yaa ukhti

ana uhibbuka fillah, yaa ukhti

ana uhibbuka fillah, yaa ukhti

ana uhibbuka fillah, yaa ukhti
ana uhibbuka fillah, yaa ukhti

Saat aku terjatuh senantiasa berusaha membuatku bangkit
Saat aku tersenyum, ditindih pun tersenyum dengan indah
Saat aku bersedih, ditunggu senantiasa menghiburku
dan saat aku membuat kesalahan, terkalahkan senantiasa menegurku…
Tidak perlu waktu, tempat, kapan dan kapan
Engkau bisa siap membantah membantuku
Engkau selalu membantuku disaat aku kesulitan
Engkau selalu ada saat aku membutuhkanmu

Ukhtifillah ..
Kutahu diriku dan dirimu tidak lahir dari rahim ibu yang sama
Namun, persaudaraan yang kita jalin, semakin banyak dari persaudaraan kandung …
Engkau menjalin persaudaraan denganku bukan karena melihat apakah itu adalah alat bantu yang aku
buat,
bukan karena melhat, sedang, dan terlihat di sana. Miskin keluargaku ..
Tapi, membawa dan bersaudara hanya karena satu alasan….
Yaa … Fillah..karena Allah …Ukhtifillah…
Kuingat dirimu yang penuh kekurangan ini ..
Saat aku diselesaikan dihadapanmu dengan segudang masalah yang kuhadapi ..
Kutukankan wajah kusamku di hadapanmu ..
Tapi, dirimu semakin
berhadapan denganmu … Wajah masamku tak membuatmu untuk tersenyum dan berkata
“Ukhti, panggil dulu dong … ”
Namun, bibir ini teramat sulit untuk tersenyum, tetapi
hati ini begitu bahagia..bahagia karena senantiasa senangku ..Ukhtifillah …
Jika boleh sendiri meminta ini …
Aku mohon kepadamu ..
Jangan pernah kembali dariku Tetaplah
bersamaku dalam menghadapi ujian di jalan dakwah
Jangan pernah berhenti menasehatiku jika ingin bertanya
dan minta maafkan aku jika pernah membuatmu berhasil …

Ukhtifillah… Aku
ingin berada di mimbar cahaya kelak bersamamu… Aku
ingin mendapatkan syurga dengan dirimu…
Karena sangat..aku berharapaimu karena Allah….

Sumber : https://www.theedgesearch.com/2019/11/dna-and-rna-what-it-is-function-and-more.html

Author: eadp0