Ikhtiar Pemerataan Kualitas Pendidikan

Ikhtiar Pemerataan Kualitas Pendidikan

Ikhtiar Pemerataan Kualitas Pendidikan

Ikhtiar Pemerataan Kualitas Pendidikan
Ikhtiar Pemerataan Kualitas Pendidikan

Sebagai pendidik, saya mengakui bahwa pemberlakuan sistem zonasi sekolah dalam Penerimaan Peserta Didik Baru

(PPDB) belum sesempurna dan seideal yang dibayangkan dalam penerapannya. Banyak sekali kelemahan dan persoalan teknis yang kemudian muncul di lapangan. Tiga jalur dalam sistem zonasi –jalur radius jarak (90%), jalur prestasi (5%), dan jalur perpindahan orangtua (5%)– memiliki potensi masalah masing-masing.

Persoalan radius jarak misalnya, memiliki kemungkinan akan berbenturan dengan tidak seimbangnya daya tampung sekolah dan jumlah siswa yang mendaftar dalam satu wilayah. Hal ini berimplikasi banyak siswa yang tidak dapat tertampung oleh sekolah yang dituju dalam wilayah tersebut. Sebagai contoh, tahun ini terdapat 3.648 peserta UN SMP di Kota Banda Aceh, sedangkan jumlah SMA/SMK yang berstatus negeri di Kota Banda Aceh hanya berjumlah 22 sekolah.

Artinya, rata-rata setiap sekolah harus menerima sekitar 165 siswa pada PPDB kali ini

. Mungkin jumlah tersebut tidak akan jadi masalah bagi sekolah-sekolah dengan status favorit sebelumnya. Namun akan menjadi persoalan tersendiri bagi sekolah-sekolah yang setiap tahunnya memang sepi peminat, sehingga jumlah kelas berikut sarana dan prasarana yang tersedia tidak dapat menampung jumlah siswa yang harus diterima.

Hal-hal seperti ini tentu harus menjadi catatan bagi otoritas pendidikan untuk menelaah

dan mungkin merevisi beberapa kebijakan teknis dari sistem zonasi ini. Meskipun belakangan kebijakan ini makin banyak menuai protes di berbagai daerah dengan pelbagai permasalahan yang mengemuka, saya pribadi tetap mendukung kebijakan ini direalisasikan, karena sejatinya esensi dari sistem zonasi ini adalah ikhtiar dari pemerintah untuk melakukan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh pelosok negeri ini tanpa ada lagi embel-embel sekolah unggul ataupun sekolah favorit.

 

Sumber :

https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/bikecomputer-pro/

You May Also Like

About the Author: eadp0