JOGJA SEDANG DINGIN-DINGINNYA, TAPI KAMU SEDANG KANGEN-KANGENNYA

JOGJA SEDANG DINGIN-DINGINNYA, TAPI KAMU SEDANG KANGEN-KANGENNYA

Jogja sedang dingin-dinginnya, tapi kamu sedang kangen-kangennya. Nah, jika kangen tidak tertahan, tapi dingin menghalangi, selanjutnya 5 tips berasal dari Mojok Institute.

Memasuki musim kemaru, udara di Jogja sedang dingin-dinginya. Apalagi sesudah senja itu turun dan malam udah mengintip. Hari beranjak semakin malam, Jogja sedang dingin-dinginnya. Celakana, kamu sendiri jadi kembali kangen-kangennya.

Mau kencan, candle light dinner, pun harus dipikirkan ulang. Maunya makan malam romantis di kaki gunung Merapi, tapi baru hingga Jalan Kaliurang kilometer 10 saja udah menggigil kedinginan. Bukannya sanggup makan malam romantis, yang terjadi kamu dan pacar jadi terdampar di Rumah Sakit Panti Nugroho karena masuk angin. Besok paginya kamu diputusin. Jogja, tiba-tiba jadi semakin dingin.

Nah, agar kangen kamu tidak terkendala udara dingin Jogja di malam hari, selanjutnya lima tips yang sanggup kamu lakukan:

1. Jaga tubuhmu senantiasa kering.
Tubuh yang berkeringat atau pakaian yang basah akan buat kamu mudah kedinginan. jika udara di Jogja udah terasa dingin, sebaiknya gunakan pakaian yang menyerap keringat. Jika basah, sebaiknya langsung ubah baju. Usahakan agar tubuhmu senantiasa kering.

2. Jogja kembali dingin, ya gunakan pakaian hangat.
Sebaiknya gunakan pakaian tertutup. Hangatkan tubuhmu bersama memakai kaus kaki, sarung tangan, dan topi, misalnya. Jangan lupa gunakan jaket yang tidak tembus angin atau wind breaker, jika perlu, terutama kala berkendara.

Ketika kamu terasa kalah bersama udara dingin Jogja, yang kali pertama kamu rasakan adalah dingin terhadap kaki dan tangan, sebelum saat menjalar ke bagian tubuh lainnya. Inilah wujud mekanisme tubuh menjaga suhu tubuh inti.

Ketika kedinginan, aliran darah diprioritaskan ke bagian vital tubuh, agar bagian kaki dan tangan akan terasa kedinginan lebih dulu. Nah, jaga tubuh kamu senantiasa tertutup adalah perihal terbaik untuk menjaga kehangatan tubuh.

3. Perut jangan kosong.
Jangan biarkan perut kamu kosong pas melawan dinginnya udara Jogja. Perut terisi menunjang tubuh mengolah panas tubuh. Konsumsi makanan yang mempunyai kandungan protein dan karbohidrat tinggi. Tujuannya, agar tubuh mengolah asam laktat yang mengolah panas.

Kalau kamu mau kencan dan makan malam, sebaiknya isi dulu perutmu bersama camilan yang mempunyai kandungan protein dan karbohidrat. Misalnya kentang goreng, ubi jalar, dan kacang-kacangan.

4. Olahraga itu perlu.
Olahraga sanggup tingkatkan sirkulasi tubuh, terutama ujung tangan dan kaki. Olahraga mudah layaknya jalur sanggup membantumu melawan udara dingin Jogja. Jika tak sempat olahraga, coba gerak-gerakkan tangan dan kaki untuk melancarkan sirkulasi agar memberimu kehangatan sebelum saat berkencan.

5. Jangan miliki pacar.
Kalau tidak miliki pacar, kamu tidak harus kangen, lalu menembus udara dingin di Jogja kala malam hari untuk candle light dinner. Gampang.

Sumber : https://penjaskes.co.id/

Baca Juga :

You May Also Like

About the Author: eadp0