Resolusi dari Peta

Resolusi dari Peta

Resolusi dari Peta

Resolusi dari Peta
Resolusi dari Peta

Ketelitian dari peta adalah ketepatan dari lokasi n bentuk unsur yang dapat diberikan oleh peta sesuai dengan skala petanya. Unsur-unsur yang disajikan akan berbeda penyajiannya sesuai dengan perubahan skala petanya. Jadi skala peta makin kecil, ketelitian peta makin berkurang karena semua unsur harus mengalami generalisasi (penyederhanaan, penghilangan maupun penghalusan detailnya).

Untuk peta yang akan di digit dan dimasukkan ke dalam SIG, maka perlu diketahui hubungan antara kesalahan dan ketelitiannya yang dapat dituangkan dalam rumus dibawah ini :

E = f(f) + f(l) + f(c) + f(d) + f(a) + f(m) + f(p) + f(rms) + f(mp) + u

Dimana fungsi-fungsi tersebut diatas adalah tergantung dari :

· f = adalah flattening dari permukaan bumi yang didatarkan kebidang 2D
(transformasi dari elipsoid ke bidang datar geometris).
· l = adalah ketelitian pengukuran di bumi (proyeksi n datum yang
digunakan)
· c = kebenaran hasil interpretasi dari unsur
· d = ketelitian dari penggambaran / penarikan garis (lebar alat gambar dan
ketepatan mentrace dari unsur)
· a = konversi dari analog ke digital (menyangkut kalibrasi meja digitasi)
· m = kestabilan material gambar (peta , tracing material dsb.)
· p = ketelitian waktu peletakkan cursor
· rms = root mean square (ketelitian dari registrasi tick pada map extent)
· mp = ketelitian mesin (pembulatan dari desimal di dalam komputer itu
sendiri)
· u = kesalahan-kesalahan yang tidak dapat ditentukan sumbernya. Sumber-sumber kesalahan cenderung mempunyai sifat ynag komulatif, oleh karena itu sangat penting untuk berusaha mengurangi sumber-sumber yang dapat menimbulkan kesalahan.

Isi Peta

Seperti yang telah disebutkan terdahulu isi peta terdiri dari tiga komponen yaitu titik, garis dan poligon (area) disamping tambahan adanya data atribut yang menyertai unsur-unsur yang disajikan. Daro data yang ada maka isi peta akan ditransfer kedalam vektor format dan raster format, tentu disamping tambahan data atribut dari unsur-unsur yang disajikan tersebut.

Jadi secara umum isi peta adalah sebagai sumber data spasial yang jika dimasukkan ke dalam SIG akan memberikan hal-hal sebagai berikut :

· Mempunyai referensi koordinat baik geografi maupun proyeksi. Mampunyai sistem yang jelas yang terreferensi dan seragam untuk satu paket atau nantinya dapat ditransfer ke satu sistem yang dipakai.
· Dapat nantinya di buat layer-layer yang mewakili tema-tema tertentu dan mempunyai hubungan atau georefrensinya sama.
· Tiap unsur spasialnya mempunyai identifikasi yang unik.

Peta sebagai salah satu sumber informasi spasial perlu dimengerti dahulu sifat-sifatnya, karakteristiknya, isi peta itu sendiri sehingga jika akan digunakan sebagai salah satu masukan data spasial ini tidak akan membuat proses menjadi terhalang akibat ketidaktahuan dari hal-hal tersebut diatas. Oleh karenanya oenanganan peta dan jika digabung dengan pengetahuan mengenai konsep dasar SIG, akan sangat membantu kelancaran penggnaan peta tersebut untuk kepentingan membangun proyek SIG.

Membuat Table Baru

File table dalam hal ini membuat tabel baru untuk suatu layer (peta baru), ingat File di MapInfo disebut juga table. Adapun langkah pengerjannya sebagai berikut:

· File > New table, akan muncul tampilan berikut :

Beri tanda pada Open New Browser adn Open New Mapper. Klik tombol Create, maka akan muncul dialog berikut .

· Buatlah layer sesuai yang dibutuhkan, berdasarkan jumlah utilitas peta yang akan didigitasi. Satu layer lam MapInfo sama dengan satu buah table.

Klik tombol Projection, maka akan muncul dialog berikut.

· Klik drop menu pada Category, pilih Non-Earth. Dalam Category Members pilih Non-Earth (meters). Klik Ok, selanjutnya harus mengisi batasan dari absis dan ordinat, seperti berikut.
· Isilah seperti contoh berikut (misal).
· Angka-angka tersebut didapat dari koordinat pojok kiri bawah dan pojok kanan atas. Kemudian klik OK dan kembali pada gambar sebeleumnya. Isilah frame Field Information sesuai dengan informasi yang ingin ditampilkan pada table yang akan dibuat.
· Apabila telah selesai, klik Create … maka akan muncul kotak dialog berikut :

Isi File Name dengan nama Hotel.tab. Sampai saat ini sudah dibuat layer (satu tabel), buatlah layer-layer yang lain.

· Selanjutnya pemrosesan menggunakan digitizer yang terlebih dahulu harus telah diinstal, dengan langkah-langkah yang dilakukan oleh MapInfo, sebagai berikut :

o Klik Pull-down menu Map > Digitizer Setup,
o Klik tombol buttons ,
o Klik tombol 0, pada puck (mouse-nya digitizer),
o Klik tombol no. 1 pada puck , maka akan kembali ke awala menu,
o Klik tombol (tbl) 0 pada puck di pojok kiri bawah peta yang akan didigitasi,
o Lakukanlah perintah-perintah diatas sebanyak tiga kali untuk posisi sebagai berikut : pojok kanan bawah, pojok kiri atas, pojok kanan atas. Terakhir klik OK

Sumber : https://synthesisters.com/the-sprout-apk/

You May Also Like

About the Author: eadp0