Terhadap proses pelayanan lebih lanjut

 Terhadap proses pelayanan lebih lanjut

  1. Dapat dipercaya: kemampuan untukmenyediakanapa yang telah dijanjikan
  2. Komunikasi

Menurut Walker dengan mengetahui bagaimana konsumen ingin diperlakukan merupakan petunjuk yang berharga dalam penyelenggaraan pelayanan yang dapat memuaskan pelanggan. Kepuasan ini bisa dipenuhi apabila penyedia jasa memberikan pelayanan sesuai dengan harapan pasien/konsumen. Keluhan konsumen/pasien akan memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi keluhan tersebut selanjutnya dipakai untuk membenahi pelayanan yang mendorong loyalitas. Tanggung jawab sosial suatu pelayanan untuk menjaga mutunya harus memperhatikan kebutuhan dan hak-hak dasar dari konsumen yaitu:

  1. Hak akan keselamatan
  2. Hak untuk diberi informasi
  3. Hak untuk memilih
  4. Hak untuk didengar (diberi ganti rugi). Tindakan yang bertanggung jawab diperlukan untuk kepentingan terbaik semua pihak.

Garner menetapkan empat kriteria pengukuran mutu suatu fasilitas pelayanan yaitu:

  1. Fasilitas fisik yang meliputi gedung bangunan puskesmas
  2. Penampilan dan kecukupan staf
  3. Tingkat supervisi
  4. Ketepatan pengobatan dasar

Pelaksanaan kontrol yang baik akan dapat memperbaiki kelemahan kelemahan dalam perencanaan dan pelaksanaan program, dan dapat menumbuhkan motivasi kerja staf sehingga dapat meningkatkan kinerjanya.

Menurut Solikhah, kepuasan pasien berhubungan dengan kualitaspelayananyangdiharapkanolehpasiendilihat dari outcome produk yang dirasakan dalam hubungannya dengan harapan seseorang. Kepuasan pelanggan rumah sakit atau organisasi pelayanan kesehatan lainnya dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain pendekatan dan perilaku petugas serta mutu informasi yang diterima, prosedur perjanjian, waktu tunggu, fasilitas umum yang tersedia, mutu makanan, pengaturan kunjungan, outcome terapi dan perawatanyangditerima. Apabilasemuaharapan pasien tersebut terpenuhi bisa dipastikan pasien akan loyal terhadap organisasi pelayanan kesehatan (rumah sakit atau Puskesmas). Kunci untuk membentuk pasien loyal adalah fokus pada pasien dengan cara menempatkan para karyawan untuk berhubungan dengan pasien danmemberdayakan mereka untukmengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka memuaskan pasien. Kedua aspek dari mutu serta pengertian konsumenmenjadi titik tolak pengembangan sistem manajemen puskesmas dan upayameningkatkan mutu pelayanan di puskesmas dan upaya meningkatkan mutu pelayanan secara berkesinambungan, serta memberi kepuasan kepada pasien.

https://bingkis.co.id/gold-rush-apk/

You May Also Like

About the Author: eadp0