Analisis Keynesian

 Analisis Keynesian

 Analisis Keynesian

 Analisis Keynesian

  1. Pandangan Keynes : Permintaan Efektif dan kegiatan Ekonomi

Buku Keynes yang dinyatakan di atas mengkritik keyakinan Klasik bahwa (i) dalam ekonomi tidak terdapat kekurangan permintaan agregat dan oleh karena itu  (ii) ekonomi selalu mencapai tingkat kesempatan kerja penuh. Dalam buku tersebut Keynes berpendapat :  (i)Tingkat permintaan efektif (effective demand)- yaitu pengeluaran agregat (permintaan efektif pada harga tetap) dan permintaan agregat (permintaan efektif pada berbagai harga) akan menentukan sejauh mana produksi nasional akan diwujudkan dalam ekonomi kesempatan kerja akan dicapai, (ii) Dalam perekonomian, kesempatan kerja penuh tidak akan selalu dapat dicapai. Yang kerap berlaku adalah masalah pengangguran. Sesuai dengan pandangan Keynes ini, seperti telah diterangkan dalam Bab Tiga hingga Bab Enam, analisis “keynesian sederhana” memperhatikan tentang bagaimana pengeluaran agregat yang berlaku dalam masyarakat akan menentukan kegiatan keseluruhan ekonomi dan pendapatan nasional. Dengan memisalkan harga harga tidak mengalami perubahan, analisis tersebut menunjukkan bagaimana keseimbangan pendapatan nasional dicapai. Keseimbangan itu akan menentukan pendapatan nasional yang diwujudkan dalam perekonomian dan tingkat kesempatan kerja yang dicapai.

  1. Pandangan Keynes : Uang dan Kegiatan Ekonomi

Buku The General Theory of Employment Interest and Money juga membahas mengenai peranan uang dalam kegiatan ekonomi. Ahli-ahli ekonomi Klasik berpendapat: “Money is neutral” atau “uang adalah netral”. Maksudnya : Uang tidak dapat mempengaruhi kegiatan ekonomi. Menurut ahli-ahli ekonomi Klasik,seerti telah diterangkan sebelum ini, kesempatan kerja penuh selalu dicapai. Dalam keadaan seperti ini pendapatan nasional tidak dapat ditambah. Apabila jumlah uang dalam ekonomi bertambah, menurut ahli ahli ekonomi klasik, perubahan ini tidak dapat menaikkan pendapatan nasional. Pertambahan tersebut hanya akan meningkatkan harga-harga barang dalam pereokonomian. Pandangan ini dinamakan teori kuantitas.

Sumber :

https://nomorcallcenter.id/

You May Also Like

About the Author: eadp0