Cara Pengeringan Buatan 

Cara Pengeringan Buatan 


Cara pengeringan ini dilakukan pada ruang khusus atau tertutp sehingga faktor sirkulasi udara, suhu dan kelembaban udara dapat dikendalikan. Tiga faktor dalam ruang pengeringan ni ada yang tidak dikendalikan semuanya karena beberpa pertimbangan ekonomi dan tujuan yang ingin dicapai.

Ada beberapa cara pengeringan buatan (Kasmudjo, 2010) adalah sebagai berikut:

  1. Pengeringan dengan kipas (fan) adalah tipe yang paling sederhana karena dalam ruang pengering hanya dilengkapi dengan kipas untuk mengatur sirkulasi udara.
  2. Pengeringan dengan suhu rendah adalah tipe pengeringan buatan ini hanya mengendalikan sebagian faktor luar di dalam ruang pengeringannya, misalnya pengeringan tipe green house, pengeringan tipe kolektor panas, pengeringan tipe de-humifikasi, dan pengeringan dengan uap suhu rendah.
  3. Pengeringan dengan tanur pengering (dry kiln) adalah tipe pengeringan paling memadai karena ruang pengering yang digunakan sudah dilengkapi dengan perlengkapan pengendalian suhu, kelembababan, dan aliran udara yang dapat dioperasikan sejak awal sampai hasil pengeringan mencapai kadar air yang diiginkan.

 

Pengeringan dengan Tanur Kompartemen

Pengeringan kayu dengan cara ini dilakukan dengan memasukkan tumpukan sortimen kayu (flat piling) kedalam ruang pengering kompartemen (hanya berupa satu ruangan saja). Tumpukan sortimen kayu yang dikeringkan, sekali dimasukkan ruang pengering kemudain mengalami proses pengeringan dan setelah kering dikeluarkan sekaligus dari ruang pengering tersebut. Keluar masuknya kayu biasanya melalui satu pintu yang sama (Yudodibroto, 1982).

Proses pengeringan dilakukan dengan cara mengatur suhu dan kelembaban udara (serta aliran udara dari kipas yang ada) pada ruangan tersebut secara bertahap sesuai dengan jawdal pengeringan yang digunakan. Dimana seringkali suhu dan kelembaban udara nyata dari ruang pengering tidak sama dengan jawdal pengeringan yang deprogram, hingga setiap saat harus diadakan penyesuaian atau koreksi.

Suhu (panas) yang kurang dapat dinaikkan dengan cara menambah jumlah hembusan panas uap air kedalam ruang pengeringan, sebaliknya pada suhu yang lebih tinggi dapat diturunkan dengan cara menyemprotan titik-titik air (water spraying) kedalam ruang pengeringan tersebut.

Sumber: https://abovethefraymag.com/snapchat-bersiap-rombak-tampilan/

You May Also Like

About the Author: eadp0