Keuntungan Menggunakan E-learning

Keuntungan Menggunakan E-learning

Keuntungan Menggunakan E-learningKeuntungan Menggunakan E-learning

Keuntungan menggunakan e-Learning diantaranya sebagai berikut (Wahono,2005,p.2):

  1. a) Fleksibel karena siswa dapat belajar kapan saja, di mana saja, dan dengan tipe pembelajaran yang berbeda-beda.
  2. b) Menghemat waktu proses belajar mengajar.
  3. c) Mengurangi biaya perjalanan.
  4. d) Menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur, peralatan, buku-buku).
  5. e) Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas.[3]

FiturE-learning

E-learningmemilikifitur-fitursebagaiberikut(Clark & Mayer, 2008, p. 10):

ü  Konten yang relevan dengan tujuan belajar.

ü  Menggunakan metode instruksional seperti;contoh dan praktek untuk membantu belajar.

ü  Menggunakan elemen media seperti;kalimat dan gambar untuk mendistribusikan konten dan metode belajar.

ü  Pembelajaran dapat secara langsung dengan instruktur ataupun belajar secara individu

ü  Membangun wawasan dan teknik baru yang dihubungkan dengan tujuan belajar.

Elemen E-learning

Definisi e-learning memiliki beberapa elemen tentang apa, bagaimana, dan mengapadari e-learning(Clark & Mayer, 2008, p. 10):

1)      Apa.E-learning memasukkan baik konten, yaitu informasi, dan metode instruksional, yang mana teknik, untuk membantu orang mempelajari konten belajar.

2)      Bagaimana.E-learning didistribusikan melalui komputer dalam bentuk kalimat dan gambar. Pendistribusiannya dapat dalam bentuk gambaryang didesain untuk belajar secara individu dan dalam media videoyang didesain dengan bimbingan dari instruktur secara langsung.

3)      Mengapa.E-learning ditujukan untuk membantu pelajar mencapai tujuan belajarnya atau melakukan pekerjaannya.[4]

Aspek Penting dalam E-learning

  1. E-learning menciptakan solusi belajar formal dan informal.

Salah satu kesalahan berpikir tentang e-learningadalahe-learning hanya menciptakan sistem belajar secara formal, seperti dalam bentuk kursus. Namun faktanya adalahsaat ini 80% pembelajaran didapat secara informal. Banyak orang saat beraktivitas sehari-hari dan menghadapi suatu masalah membutuhkan solusi secepatnya. Dalam hal ini, e-learning haruslah memiliki karakteristik berikut:

  • just in time –tersedia untuk pengguna ketika mereka membutuhkannya untuk menyelesaikan tugasnya.
  • on-demand– tersediasetiapsaat.
  • bite-sized– tersedia dalam ukuran yang kecil agar dapat digunakan secara cepat.
  1. E-learning menyediakan akses keberbagai macam sumber pembelajaran baik itu konten ataupun manusia.

Kesalahan lainnya dalam berpikir tentang e-learning bahwa e-learning hanya membuat kontens aja. Sebenarnya e-learning adalah sebuah aktivitass osial. E- learning menyediakan pengalaman belajar yang kuat melalui komunitas online pengguna e-learning. Karena manusia adalah makhluk sosial, jadi ada banyak kesempatan untuk berkomunikasi, berkolaborasi, dan berbagi ilmuan antara sesame pengguna e-learning.

  1. E-learning mendukung sekelompok orang atau grup untuk belajar bersama.

E-learningbukan aktivitas individu saja, tetapi juga mendukung sekelompok orang  atau grup untuk belajar bersama, baik untuk berkomunikasi, berkolaborasi, berbagi ilmu, dan membentuk sebuah komunitas online yang dapat dilakukan secara langsung (synchronous) atau tidak langsung (asynchronous).

  1. E-learning membawa pembelajaran kepada pelajar bukan pelajar ke pembelajaran.

Bentuk pembelajaran tradisional bahwa pelajar harus pergi keluar untuk mencari pembelajaran mereka sendiri. Sedangkan Model e-learning disebut juga Pull Model of Learning(Knight, 2005, p. 11)


Sumber: https://gurupendidikan.org/

You May Also Like

About the Author: eadp0