Surat Pemberitahuan SPT

   Surat Pemberitahuan SPT

7.1.Definisi

Menurut Pasal 1, angka 10 Undang-undang Nomor 16 Tahun 2000 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan menyebutkan SPT adalah surat yang oleh wajib pajak digunakan untuk melaporkan perhitungan dan atau pembayaran pajak, objek pajak atau bukan objek pajak dan atau harta dan kewajiban, menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

Menurut UU No.28 tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-undang Nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, Surat Pemberitahuan/SPT adalah surat yang oleh Wajib Pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran pajak, objek pajak dan/atau bukan objek pajak, dan/atau harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

7.2.Jenis SPT

Memerhatikan saat pelaporannya SPT dibedakan menjadi dua:

–          SPT-Masa adalah surat yang oleh Wajib Pajak digunakan untuk melaporkan perhitungan dan atau pembayaran pajak yang terutang dalam suatu massa pajak atau pada suatu saat, seperti:

  • SPT Masa PPh Pasal 4 ayat 2;
  • SPT Masa PPh Pasal 15;
  • SPT Masa PPh Pasal 21 dan Pasal 26;
  • SPT Masa PPh Pasal 23 dan Pasal 26;
  • SPT Masa PPh Pasal25;
  • SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atau barang mewah;
  • SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai dan Paajak Penjualan atas Barang Mewah bagi Pemungut.Sumber :https://bloggermuslimah.id/xiaomi-gabung-konsorsium-pengisi-daya-nirkabel/

You May Also Like

About the Author: eadp0