Pengertian Presentasi Bisnis

Pengertian Presentasi Bisnis

Pengertian Presentasi BisnisPengertian Presentasi Bisnis

Presentasi bisnis adalah suatu kegiatan berbicara dihadapan orang banyak yang dilakukan para manager atau staff perusahaan yangberisi tentang pengajuan topik, pendapat, atau informasi yang berkaitan dengan masalah pemasaran, keuangan, personalia, produksi, teknologi informasi, atau masalah lain yang berhubungan dengan perusahaan.

Seorang pengusaha tidak hanya bisa menguasai bisnis saja, namun harus bisa memiliki kemampuan presentasi kepada rekan kerjanya untuk membujuk, memberi informasi, dan untuk meyakinkan rekan kerja. Presentasi bisnis biasanya dibutuhkan untuk berbagai kegiatan diantaranya kegiatan kerjasama bisnis, dan lain sebagainya.

Presentasi bisnis hampir sama dengan presentasi dengan tema lain. Akan tetapi presentasi bisnis menitik beratkan pada bagaimana prentasi yang dilakukan dapan meyakinkan audiens bahwa usaha yang kita jalankan atau kita kelola memang mennjanjikan dengan keuntungan yang besar.[1]

  1. Tujuan presentasi Bisnis

Secara umum, presentasi bisnis mempunyai empat tujuan pokok, yakni.

  1. Menginformasikan pesan-pesan bisnis kepada audiens

Salah satu tujuan umum dari presentasi bisnis adalah menyampaikan atau menginformasikan  pesan-pesan bisnis kepada audiens. Pesan-pesan bisnis yang disampaikan harus menarik, sederhana, mudah dipahami, dan enak didengar audiens. Hindarkan bentuk-prentasi yang membosankan, monoton, tidak jelas, dan penggunaan bahasa yang sulit dipahami.

  1. Menghibur audiens

Artinya, untuk mencapai tujuan presentasi bisnis, seorang pembicara perlu menyelipkan humor-humor segar yang mampu menghidupkan suasana. Akan tetapi, suasana dalam presentasi harus dikendalikan, jangan sampai humor-humor yang diselipkan tadi sampai menimbulkan kegaduhan dan membuat presentasi yang dilaksanakan tidak berjalan sesuai rencana.

  1. Menyentuh emosi audiens

Seorang pembicara harus mengetahui bagaimana dalam penyampaian pesan-pesan bisnis yang mampu menyentuh emosi audiensnya. Dengan gaya bicara dan intonasi suara yang menarik, seorang pembicara mampu menggugah emosi audiens.

  1. Memotivasi audiens untuk bertindak

Dalam memotivasi audiens, seorang pembicara perlu menyatakan secara eksplisit. Artinya apa yang diinginkan pembicara harus secara tegas dan jelas tercakup dalam presentasi. Gerakan-gerakan (bahasa tubuh) yang dilakukan oleh pembicara pada saat melakukan presentasi bisnis termasuk salah satu bentuk komunikasi nonverbal.

 

Sumber :

https://kabarna.id/

You May Also Like

About the Author: eadp0